.:larashati.wordpress.com.:

tentang Hidup dan Kehidupan

Daging Buatan ala Ilmuwan

Posted by larashati on March 22, 2007

Daging Buatan ala Ilmuwan
Jakarta, Jumat

   

Kelak, kebutuhan daging tidak hanya dari peternakan, tapi juga dari laboratorium. Ilmuwan telah mengajukan dua teknik baru untuk memproduksi daging buatan. Dalam proses ini daging dihasilkan melalui kultur jaringan.

Meskipun demikian, jangan buru-buru kagum. Teknologi ini baru pada tahap awal dan belum dapat dipastikan apakah bisa dibuat dalam skala industri yang lebih besar.

Sampai saat ini belum diketahui bagaimana membuat daging laboratorium ini benar-benar mirip kualitas daging sebenarnya.

daging.jpg

Baru-baru ini, sejumlah kecil produk olahan ikan juga berhasil dibuat di laboratorium. Bedanya, menurut mahasiswa doktoral University of Maryland Jason Matheny, proses ini sudah dapat dikembangkan dalam skala industri. Sehingga sudah ada industri yang membuat stik ikan tanpa ikan atau chicken nugget tanpa ayam.

“Secara teori, Anda dapat menghasilkan stok daging tahunan dengan sebuah sel tunggal,” kata Matheny.

“Selain itu, Anda dapat membuatnya lebih ramah lingkungan dan lebih sehat. Gagasan ini sangat menguntungkan untuk dikembangkan di masa mendatang,” tambahnya.

Lebih Sehat

Daging yang dihasilkan dari laboratorium dapat didesain menjadi lebih sehat. “Salah satunya, Anda dapat mengendalikan gizinya,” kata Matheny.

Hampir seluruh daging yang dikonsumsi sekarang mengandung asam lemak Omega 6 yang tinggi. Inilah biang kolesterol tinggi dan masalah kesehatan lainnya.

“Dengan daging buatan, anda dapat menggantinya dengan asam lemak Omega 3 yang sehat,” tutur Matheny.

Daging buatan akan mengurangi masalah lingkungan yang disebabkan meningkatnya jumlah peternakan. Selain itu, tentu saja tidak perlu antibiotik dan obat-obatan lain yang biasa dipakai untuk merawat ternak.

Para ilmuwan telah membuktikan bahwa sebuah sel otot tunggal dari seekor sapi atau ayam dapat dilipatgandakan di laboratorium. Tapi, sejauh ini penelitian belum dilakukan pada skala yang besar.

Bentuk dan rasa

Untuk memproduksi pada skala lebih besar, Matheny memperkenalkan dua metode. Metode pertama adalah membuat sel otot yang panjang dan selaput yang tipis. Saat sel matang, jaringan akan mendesak selaput dan bertumpuk sehingga bentuknya mirip daging asli.

Sedangkan cara yang lain yaitu menumbuhkan sel tiga dimensi berukuran kecil yang melar karena perubahan temperatur. Sel dapat membentuk tekstur tak beraturan seperti daging olahan, misalnya chicken nugget atau daging giling.

Meskipun demikian, pada dasarnya trik ini dipakai untuk menghasilkan daging yang memiliki rasa seperti daging asli. Artinya, yang dilakukan bukan hanya menumbuhkan sel otot, tapi juga jaringan lain, misalnya lemak. Apabila rasanya sesuai, bentuknya juga perlu disesuaikan agar konsumen mau membeli.

“Kami sedang mempelajari bagaimana memprogram sel. Bentuk daging yang tepat dapat diulur seperti daging hewan asli,” kata Matheny.

Laporan ini dipublikasikan dalam jurnal Tissue Engineering edisi 29 Juni.(LiveAScience.com/Wah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: